Ngumpulken Kisah Lama

Kalo sampeyan perhatikan blog saya ini, posting tertua adalah pada tahun 2005. Lho? Kemarin khan tahun 2006? Dan mulai aktif banyak nulis baru sekitar Maret 2007? Apa saya manipulasi tanggal publish blog biar tampak senior? Oh, tidaak! Saya bukan tipe lelaki seperti itu… Begini lho ceritanya…

2005 adalah waktu pertama ngeblog saya. Dengan platform typepad (atau movable type ya?) dengan bantuan dari blog friendster. Halah, friendster? Ya, karena waktu itu saya males bikin akun lagi. Dan mulailah saya kenalan dengan blog mengeblog itu.

Lalu, ketika saya mulai jengah dengan kondisi friendster yang makin lama makin banyak abg ndak jelas dengan tulisan yang MéñYäKìTKàñ MåTä, saya pindah platform ke blogspot. Pertama kali dikenalkan oleh Mak Cik, temen baik saya. Mulailah saya ngeblog di blogspot.

Selang beberapa bulan, saya kenal yang namanya multiply. Sebuah platform yang menyenangkan dan komplit menurut saya. Bisa share video, musik, ngeblog (di multiply namanya journal), juga ada fasilitas social networknya. Disini, saya ngeblog dan share lagu-lagu unik yang sekiranya sudah susah dicari di pasaran. Jadi setengah pembajak begitu. Di sini saya mempunyai banyak kontak, dan menjalin komunitas yang menyenangkan. Termasuk dengan mas Iwan Esjepe –Indonesia Bertindak– dan Pak BR –saat itu, yakin, saya ndak ngeh kalo Pak BR itu seleblog :mrgreen:

Tak berapa lama, multiply mengeluarkan policy untuk mendisable download music, dan mengubahnya hanya menjadi streaming saja. Wah, ndak asik, wong sebagian besar rakyat indonesia masih fakir bandwidth…

Pada saat itu, lha kok ndilalah saya melihat Mas Afit –yang sudah duluan menggunakan platform wordpress– ngeblog, dan tampaknya simpel banget. Mulailah saya jatuh cinta dan ngeblog pakek wordpress.

Lha trus, kok postingan nya lompat-lompat mbegitu? Kadang sebulan cuma sekali, kadang ndak sama sekali… Ini cerita keduanya.

Terus terang, 2005 – 2006 adalah tahun yang buruk bagi saya. Usaha saya ditipu. Uangnya, digelapkan oleh teman baik saya sendiri. Duoh! Di saat yang bersamaan, rencana pernikahan saya –yang sedianya tahun ini– gagal total, karena calon mertua saya dikompori oleh seseorang yang sekarang jadi suami calon istri saya itu –may God bless you both– . Jadi, post-post yang berkaitan dengan dua hal itu, sebagian besar saya hapus. Daripada ngenes… –walaupun akhirnya sekarang saya menyesal, karena bagaimanapun, itu semua kisah saya, hidup saya–

Dan begitulah ceritanya… *mengakhiri cerita sambil nginventaris dan mulai melalukan impor posting-posting saya ke blog ini*

P. S.
link dan kerapian menyusul, karena post ini ditulis lewat hapeh dengan bantuan wordpress gadget

2 pemikiran pada “Ngumpulken Kisah Lama

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *