Hm… Bingung saya memulainya. Tapi um… Begini saja deh. Jadi ceritanya ginih:
Saya mempunyai dua orang teman. Yang kok kebetulan menyayangi orang yang sama. Katakanlah teman saya ini oknum A dan oknum B…
Lhaa Si Oknum A ini naksir sama sebut saja bunga. Tapi, njeleknya, dalam mendekati bunga ini si Oknum A imbas imbis ra nggenah! Lha jadi ya bisa diketahui toh. Si Oknum A ndak bakal berhasil.
Jreng jreng jreeeng…. Datanglah si Oknum B, yang jatoh cinta kepada bunga karena bertemu di (tentunya) suatu pertemuan mak bedunduk si Oknum B ini kok siiiiiiing…. Jatoh cinta pada bunga.
Nhaaa, maka mulailah pendekatan si Oknum B ini pada bunga… Dan kebetulan, bunga kok mau…. Dan mulailah kebingungan saya dalam “permusuhan” dua teman saya…
Oh, God! Please Help Me!
dan saia pun muali lelah bang…
kok nama tokoh koyo korban perkosaan sing ditulis neng koran meteor yoh… Bunga hihihihi…
Whakuwi. Seninya disitu… Wehehehe!